Home > Logistik

Fokus Kemendag 2026: Amankan Pasar Domestik, Perluas Ekspor

Pemerintah mau memperluas ekspor via Logistik Maritim
Pengamanan pasar domestik dan perluasan ekspor jadi prioritas perdagangan Indonesia di 2026 (ilustrasi). Sumber: Unsplash/Jerome Monta
Pengamanan pasar domestik dan perluasan ekspor jadi prioritas perdagangan Indonesia di 2026 (ilustrasi). Sumber: Unsplash/Jerome Monta

ShippingCargo.co.id, Jakarta — Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru-baru ini menetapkan dua prioritas utama dalam Rencana Kerja 2026, yaitu pengamanan pasar domestik dan perluasan ekspor. Hal ini sebagaimana disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI pada Senin (14/7/2025), per Republika.

Dimensi Logistik Maritim

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia bergantung pada transportasi laut untuk 90% aktivitas ekspornya . Oleh karena itu, kelancaran logistik maritim menjadi krusial dalam:

  • Menjamin ketersediaan barang antarwilayah,
  • Menurunkan biaya distribusi ke daerah 3TP,
  • Meningkatkan daya saing produk nasional .

Upaya Kemendag dalam pengembangan pasar ekspor melalui diplomasi dagang dan promosi ekspor sangat bergantung pada efisiensi jalur logistik laut. Ini selaras dengan inisiatif pemerintah untuk membangun pelabuhan, memperluas rute tol laut, dan mendorong sistem transportasi multimoda.

Baca Juga: Standar S-100 Siap Ubah Navigasi Laut Global

Dukungan Anggaran dan Infrastruktur

Untuk merealisasikan target 2026, Kemendag mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp886,63 miliar. Anggaran ini mencakup:

  • Pengembangan fasilitas perdagangan dan logistik dalam negeri,
  • Promosi ekspor dan penyelesaian perjanjian dagang,
  • Penguatan sistem data perdagangan .

Investasi pada pelabuhan, digitalisasi dokumen pelayaran, dan integrasi rantai pasok merupakan prasyarat penting agar arus barang ekspor tetap efisien di tengah ketidakpastian global .

Penutup

Dengan memperkuat infrastruktur logistik maritim, Kemendag dapat mendorong kestabilan pasar domestik dan pertumbuhan ekspor secara berkelanjutan. Langkah ini juga memperbesar peluang UMKM ekspor melalui program seperti UMKM BISA , sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok perdagangan global.

× Image