AD Ports dan Zhejiang Seaport Bangun Ekosistem Logistik Otomotif Global

ShippingCargo.co.id, Jakarta – AD Ports Group dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group menandatangani kesepakatan awal strategis untuk membangun ekosistem logistik otomotif terpadu. Nantinya, ekosistem ini akan menghubungkan Tiongkok dengan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tengah.
Penandatanganan dilakukan bertepatan dengan pelayaran perdana kapal UGR Zakher. Kapal ini merupakan kapal LNG kedua yang dioperasikan oleh United Global Ro-Ro (UGR), perusahaan patungan antara AD Ports Group dan Erkport.
Kerja sama ini akan mencakup pengembangan terminal Ro-Ro dan otomotif di Pelabuhan Ningbo Zhoushan serta sejumlah pelabuhan milik AD Ports Group. Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas penanganan kendaraan, mempercepat waktu bongkar muat, serta mendukung operasi kapal-kapal besar demi efisiensi tinggi dan standar layanan kelas dunia.
“Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan koridor otomotif yang cerdas dan terhubung lintas benua,” ujar Capt. Mohamed Juma Al Shamisi, Group CEO AD Ports. “Pertumbuhan operasi Ro-Ro kami adalah bagian penting dari strategi ekspansi, terutama seiring meningkatnya ekspor mobil dari Tiongkok.”
UGR akan menjadi operator utama jalur Ro-Ro dalam ekosistem ini. Saat ini, UGR telah melayani konektivitas dari Tiongkok ke Timur Tengah, Asia, dan Mediterania melalui armada kapal Ro-Ro dan PCTC (Pure Car and Truck Carrier).
Dari sisi Tiongkok, Chairman Zhejiang Seaport Group Tao Chengbo menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada logistik otomotif, tetapi juga akan diperluas ke sektor energi hijau, pergudangan, dan pertukaran tenaga ahli.
“Kami ingin memperkuat Koridor Ekonomi Tiongkok–Arab dan menciptakan sinergi yang berkelanjutan dalam logistik dan konektivitas multimoda,” ujar Tao, seperti dilansir oleh Seatrade Maritime.
Dalam perjanjian awal ini, kedua pihak juga akan mengeksplorasi penggunaan teknologi digital, termasuk platform koordinasi otomatis, untuk mengurangi kerumitan operasional dan meningkatkan efisiensi layanan.Lebih jauh, rute multimoda yang menggabungkan jalur laut dan rel akan dikembangkan melalui Middle Corridor guna membuka jalur alternatif perdagangan Tiongkok–Asia Tengah–Eropa, selaras dengan tujuan konektivitas Belt and Road Initiative.

ShippingCargo.co.id adalah media online yang berfokus pada informasi tentang shipping, pelabuhan, logistik, dan industri-industri yang terkait.