Tarif Liberation Day Trump Berpotensi Ubah Pola Perdagangan Global

ShippingCargo.co.id, Jakarta—Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengumumkan tarif baru dalam kebijakan "Liberation Day". Kebijakan ini berpotensi mengubah pola perdagangan global.
Meskipun dampaknya terhadap tarif pengiriman laut dalam waktu dekat masih terbatas, kebijakan ini menciptakan ketidakpastian dalam rantai pasok. Terlebih, para pelaku usaha pengiriman dan pelayaran banyak yang sedang menegosiasikan kontrak pengiriman jangka panjang untuk Hari Buruh pada 1 Mei 2025 mendatang.
Bagaimana kebijakan ini mempengaruhi tarif pengiriman dan perdagangan global? gCaptain melansir setidaknya tiga dampak tarif baru terhadap pasar pengiriman dan industri pelayaran secara umum:
Ketidakpastian bagi pelaku pelayaran dan pelaku industri rantai pasok sudah di depan mata. Menurut firma benchmark pengiriman Xeneta, ketidakpastian ini membuat pelaku industri kesulitan mengambil keputusan strategis. Hal ini ditegaskan oleh Peter Sand, Kepala Analis Xeneta, yang menyatakan bahwa aturan perdagangan yang terus berubah dapat menyulitkan perencanaan rantai pasok.
Tarif pengiriman dari Asia ke AS sendiri sudah menurun. Meskipun beberapa operator berusaha menaikkan tarif spot untuk rute Asia-AS sejak 1 April 2025, data menunjukkan tren sebaliknya:
- Tarif pengiriman dari Asia ke Pantai Timur AS turun 43% sejak Januari 2025
- Tarif dari Asia ke Pantai Barat AS turun 49%
Xeneta menilai bahwa permintaan pasar yang rendah pada Februari dan Maret 2025 dipengaruhi oleh dampak Tahun Baru Imlek dan berkurangnya aktivitas impor besar-besaran seperti yang terjadi pada 2024.
Di sektor kargo udara, kondisi tetap stabil. Namun, rencana tarif tambahan untuk kapal dan operator Tiongkok yang masuk ke pelabuhan AS dapat mendorong peralihan dari pengiriman laut ke udara.
Niall van de Wouw, Kepala Kargo Udara Xeneta, memperingatkan bahwa meskipun 98% perdagangan global dilakukan lewat jalur laut, pergeseran kecil ke udara dapat berdampak besar, sebagaimana yang terjadi saat pandemi Covid-19 dan krisis Laut Merah.
Meskipun tarif baru Liberation Day belum menunjukkan dampak langsung pada harga pengiriman, kebijakan ini bisa memicu disrupsi jangka panjang dalam rantai pasok global. Perusahaan dan pelaku industri perlu bersiap menghadapi perubahan pola perdagangan, termasuk potensi diversifikasi jalur distribusi di masa depan.

ShippingCargo.co.id adalah media online yang berfokus pada informasi tentang shipping, pelabuhan, logistik, dan industri-industri yang terkait.